Dari Mimpi Sampai Menjadi Kenyataan (Rilis PakPos)

admin_jovanUncategorizedLeave a Comment

Dari Mimpi Sampai Menjadi Kenyataan (Rilis PakPos)

Oleh : Jovan Tamrin, www.pakpos.id

Perkenalkan sebelumnya, Saya Jovan Tamrin dan kebetulan juga founder dari startup kami, www.pakpos.id. Boleh dibilang saya adalah satu dari sekian banyak orang yang memiliki mimpi dan dianugrahkan Tuhan Yang Maha Esa kesempatan untuk mencoba mewujudkannya menjadi kenyataan. Sampai dengan tahun lalu, bekerja di sebuah perusahaan IT system integrator berukuran sedang, saya selalu memiliki keinginan memberikan sesuatu kepada dunia secara umum dan Indonesia secara khusus. Bukan tidak mensyukuri memiliki pekerjaan, ataupun dengan menjadi karyawan tidak bisa berkontribusi kepada masyarakat, tetapi panggilan menjadi entrepreneur dalam diri saya sangat besar. Ditambah lagi dorongan menyumbangkan karya yang bisa dinikmati oleh orang banyak tadi, maka kemudian langkah pertama mewujudkan mimpi pun dimulai.

Ide di Kedai Minuman Taiwan

Beruntung sekali saya memiliki sahabat-sahabat baik dan kawan-kawan yang percaya kepada saya. Bahkan ide pertama startup kami lahir dari komunikasi dengan mereka di sebuah kedai minuman Taiwan dengan lokasi salah satu pusat perbelanjaan Jakarta Barat pada akhir 2015. Sahabat sekaligus co-founder, Jerry Wirasaputra, memaparkan kondisi yang terjadi di dunia pengiriman Indonesia apalagi yang dirasakan oleh usaha kecil dan menengah di industri ini. Kebetulan beliau juga pebisnis di Industri tersebut.

Industri kurir atau pengiriman mengalami perkembangan sangat pesat di Indonesia, diiringi oleh ledakan bisnis e-commerce beberapa tahun terakhir. Kita sudah mengenal raksasa seperti Tokopedia, Lazada, dan bukalapak, belum lagi bisnis e-commerce atau bisnis digital lainnya yang rasanya sudah sulit disebutkan satu per satu saking banyaknya. Nah Jerry memaparkan bisnis-bisnis pengiriman UKM di Indonesia, banyak yang tidak mau ketinggalan dibandingkan dengan perusahaan besar pengiriman lainnya. Pelanggan adalah Raja dan untuk memenangkan pelanggan, pebisnis UKM pun mengerti bahwa mereka harus terus meningkatkan layanan dalam berkompetisi. Namun kendalanya adalah sumber daya tenaga kerja, jaringan, maupun uang para pebisnis UKM ini sangat terbatas dibandingkan perusahaan besar pengiriman. Banyak juga yang ingin mengembangkan jaringan ke tingkat nasional, namun masih menemukan kendala teknis seperti teknologi. Beberapa hal ini lah yang kemudian dicoba jawab pada startup yang direncanakan lahir di 2016. Saat itu, nama PakPos belum muncul di benak kami.

    “Pelanggan adalah Raja dan untuk memenangkan pelanggan, pebisnis UKM pun mengerti bahwa mereka harus terus meningkatkan layanan dalam berkompetisi.”

Menuju Rilis PakPos

Rasanya belum terlampau panjang sejak pertemuan dan lahirnya ide PakPos. Kurang dari setahun sejak pertemuan tersebut, team PakPos.id dibangun, pengembangan aplikasi dimulai, rencana bisnis digulirkan, proses pemasaran pelan tapi pasti dilakukan, dan lain sebagainya berjalan. Nama PakPos pun kemudian diangkat dan dipilih setelah sahabat serta co-founder lain, Tjandra Lesmana usulkan. PakPos dipilih karena memiliki kedekatan dengan masyarakat Indonesia serta seolah menjadi karakter hidup yang melayani kita.

Selama perjalanan PakPos.id, terdapat banyak hal-hal seru dan menantang, namun team PakPos.id tetap bersemangat dengan komitmen mengantarkan layanan ini kepada masyarakat UKM kurir Nasional. Akhirnya atas berkat Tuhan Yang Maha Esa dan dukungan seluruh keluarga, sahabat, team PakPos.id, serta kawan yang turut berkontribusi namun belum dapat saya sampaikan semuanya, kami hari ini dapat mengantarkan layanan software manajemen kurir di komputasi “awan”, PakPos.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *